Setelah mengenal apa teknologi yang ada dibalik SSD (Solid State Disk), kita akan coba melihat perbandingan atau komparasinya dibandingkan dengan hard-disk konvensional. Barangkali ada teman-teman yang ingin beralih ke SSD namun masih mempertimbangkan apa sih manfaatnya jika kita menggunakan SSD sebagai pengganti hard-disk??

Beberapa kelebihan SSD (Solid State Disk) dibandingkan hard-disk konvensional adalah:

  • Waktu start-up yang lebih cepat. Hal ini akan berdampak juga pada akses data yang lebih tinggi, keterlambatan/penundaan membaca data (latency) yang lebih rendah, dan waktu pencarian data (seek time) yang jauh lebih cepat dibandingkan dengan hardisk konvensional.
  • Nyaris tidak ada suara (tidak bising atau mendengung), mengingat dalam SSD tidak ada komponen yang bergerak, seperti motor pada hard-disk yang digunakan untuk memutar piringan magnetis.
  • Lebih hemat daya listrik. Meskipun untuk SSD berbasis DRAM memerlukan daya yang cukup tinggi, namun jika dibandingkan dengan hard-disk konvensional, maka daya yang dibutuhkan masih jauh lebih sedikit.
  • Dengan kapasitas penyimpanan yang sama, SSD memiliki bobot yang lebih ringan dan ukuran fisik yang lebih ramping jika dibandingkan dengan hard-disk konvensional.
  • SSD lebih tahan terhadap guncangan, bahkan lebih tahan jika terjatuh dibandingkan dengan hard-disk konvensional. Hal ini dikarenakan pada hard-disk konvensional masih menggunakan komponen piringan magnetis dan motor untuk penggerak head yang rentan terhadap guncangan maupun ketika terjatuh pada saat sedang digunakan (beroperasi).

enter image description here


Kekurangan Solid State Drive (SSD) jika dibandingkan dengan hard-disk konvensional:

  • SSD berbasis flash yang memiliki umur siklus read/write yang umurnya lebih pendek dibanding hard-disk.
  • Harga lebih mahal dibanding hard-disk pada kapasitas yang sama. Sebagai perbandingan SSD dengan kapasitas sebesar 500 GB saat ini sekitar $500 (4 - 5 juta), dengan jumlah kapasitas yang sama hard-disk hanya dibanderol dengan harga 500 - 800 ribu saja (tergantung merek).

Adapula yang menggabungkan SSD dengan hardisk yang disebut sebagai hard-disk hibrida yang berupa hard-disk yang dilengkapi SSD untuk meningkatkan kecepatan akses dan transfer data, namun dapat memangkas harga jual agar tidak terlalu tinggi.

Last edited 12 May 2014