Apa benar sinyal ponsel bisa menyebabkan kecelakaan pesawat?

1
3 Posts
7 Points
Dewanata posted this in Serba-Serbi

Apa benar kalo sinyal ponsel bisa membuat pesawat mengalami kecelakaan? Apakah sinyal tersebut bisa mengganggu sistem navigasi yang ada di pesawat?? Kalau tidak, mengapa setiap kali naik pesawat kok harus mematikan ponsel atau dibuat offline mode??

Tapi yang heran, mengapa penumpang hanya diberitahu saja untuk mematikan ponsel. Kan ngga dicek satu per satu. Pasti ada yang masih belum mematikan ponselnya. dan buktinya tidak terjadi kecelakaan... hehehe...

Last edited 17 November 2013


comments
No Comment on this Post yet..

Please Log In to Comment..

1 Posts/Answers
1
1 Posts
3 Points
didi riadi posted this in Serba-Serbi

PENJELASAN KENAPA PONSEL TIDAK BOLEH AKTIF DI DALAM PESAWAT...

Meskipun masalah apakah penggunaan ponsel benar-benar bisa membahayakan sistem navigasi pesawat terbang masih dalam perdebatan dan belum ada bukti empirik mengenai hal ini, namun secara garis besar hal ini dapat dijelaskan sebagai berikut:

Sebuah ponsel bisa beroperasi dan saling terhubung dengan memancarkan gelombang elektromagnetik dalam skala mikro. Meskipun kekuatan gelombang mikro ini tergolong dalam level radiasi yang rendah, namun akan terakumulasi dan bersuperposisi dengan gelombang lainnya jika ada banyak ponsel yang aktif secara bersamaan.

Perlu diingat juga bahwa di dalam pesawat (setelah posisi tinggal landas), sinyal provider akan sulit untuk diterima oleh ponsel kita karena faktor ketinggian, karena pada dasarnya pemancar (BTS) yang digunakan operator seluler memancarkan sinyalnya ke arah bawah, bukan ke atas. Pada saat ponsel melakukan pencarian jaringan, gelombang elektromagnetik yang dipancarkan akan semakin banyak. Selain itu, di seluruh bodi pesawat ada banyak kabel yang digunakan untuk menyalurkan sinyal, dan salah satunya adalah untuk fungsi navigasi.

enter image description here

Hal inilah yang dikhawatirkan oleh maskapai penerbangan, yaitu sinyal ponsel tadi diperkirakan dapat mempengaruhi kualitas komunikasi antara pesawat dengan stasiun pemantau di darat yang menggunakan sinyal radio (meskipun frekuensinya berbeda). Jika satu saja ponsel yang aktif mungkin masih tidak berbahaya, namun ceritanya akan lain jika banyak ponsel yang dihidupkan. Nah.. daripada ambil resiko yang memang masih belum dipastikan kebenarannya lebih lanjut, namun dengan menggunakan logika dan konsep dasar tersebut, alangkah lebih baiknya jika penumpang tidak menggunakan ponselnya (dalam kondisi aktif) di dalam pesawat. Karena keselamatan penumpang yang jumlahnya ratusan itu adalah lebih penting dan urgen.

Namun, di jaman yang teknologinya semakin maju, sekarang sebenarnya sudah banyak beredar ponsel-ponsel yang bisa di-switch ke mode offline (airplane mode), sehingga dapat digunakan untuk berbagai fungsi (minus call dan SMS), sehingga tidak membahayakan sistem navigasi sama sekali.

Di Indonesia sendiri sudah ada undang-undang yang mengatur mengenai hal tersebut, yaitu dalam UU No.1 Tahun 2009 pasal 54 huruf f disebutkan bahwa penumpang pesawat terbang yang mengoperasikan peralatan elektronik selama dalam penerbangan sehingga mengganggu peralatan navigasi pesawat akan dikenakan sanksi pidana paling lama dua tahun atau denda paling banyak Rp 200.000.000.

Nah lo.. mendingan kalau dipesawat kita non-aktifkan dulu saja ponselnya... toh cuman beberapa jam saja ngga bakalan kita mati kalo ga mainin tu ponsel, daripada ambil resiko... hahaha... 200 juta mendingan dibeliin smartphone canggih atau mobil aja dech....

Last edited 12 May 2014


comments
No Comment on this Post yet..

Please Log In to Comment..

sticky
Untuk memberikan Tanggapan/Jawaban, silahkan LOGIN terlebih dahulu.

LOGIN

sticky
Jika anda belum menjadi member, silahkan melakukan REGISTRASI.

REGISTRASI

sticky
Dengan menjadi anggota komunitas PeopleHOPE anda bisa memecahkan permasalahan dan belajar bersama-sama..
Atau Login Dengan Social Account: